B-CC Navbar Gunakanlah Google Chrome untuk Tampilan Maksimal Blog Ini , Thanks For Visit My Blog,Jangan Lupa Follow Blog Ini. Online Peoples


Sore ini saya akan posting lagi,kali ini saya akan share sebuah Blogger Tutorial tentang cara membuat Daftar Isi dengan Menu Accordion Black, yang mungkin akan cocok buat kalian pasang di blog kalian yang bernuansa hitam seperti blog tercinta saya. Code daftar isi accordion ini di buat oleh mas Taufik Nurrohman di blog Hompimpa Alaihum Gambreng. Sebelumnya dia mengusulkan saya menggunakan buatannya mas Abu Farhan, tapi setelah saya menerornya abis-abisan akhirnya dia mau membuatkannya yang lebih keren. Untuk demonya kalian bisa melihatnya di blog ini Site Map >> Category pada menu navigasi diatas atau klik disini.


Menu Accordion

Saya yakin buat kalian yang templatenya menggunakan nuansa hitam akan tertarik untuk memasangnya (hehe sok yakin). Berikut langkah-langkah untuk membuatnya.

1. Login ke akun blogger kalian

2. Klik Entri Baru atau Postingan


Posting Posisi Edit HTML


3. Lalu Copy-Paste kode di bawah ini ke halaman posting. Tentunya pada posisi Edit HTML, bukan posisi Compose seperti gambar di atas.

<script src="http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.7.1/jquery.min.js" type="text/javascript"></script>
<style type="text/css">
#daftar-isi {
  background-color:#333;
  border:2px solid #fafafa;
  color:#fff;
  margin-bottom:10px;
  -webkit-box-shadow:0 1px 2px #000;
  -moz-box-shadow:0 1px 2px #000;
  box-shadow:0 1px 2px #000;
  overflow:hidden;
}

#daftar-isi .judul-label {
  overflow:hidden;
  cursor:pointer;
  text-decoration:none;
  font:normal 13px/100% 'Verdana',Arial,Sans-serif;
  padding:10px 15px 11px;
  color:#bbb;
  text-shadow:0 1px 1px rgba(0, 0, 0, 0.3);
  border-top:1px solid #444;border-bottom:1px solid #222;
  background:#333;
  filter:progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorstr='#3c3c3c', endColorstr='#333');
  background:-webkit-linear-gradient(top, #3c3c3c, #333);
  background:-moz-linear-gradient(top, #3c3c3c, #333);
  background:-o-linear-gradient(#3c3c3c, #333);
  background:linear-gradient(#3c3c3c, #333));
}

#daftar-isi .headactive {
  color:#efefef;
  border-top:1px solid #24B6E3;border-bottom:1px solid #104968;
  background:#248AB0;
  filter:progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorstr='#248AB0', endColorstr='#21739B');
  background:-webkit-linear-gradient(top, #248AB0, #21739B);
  background:-moz-linear-gradient(top, #248AB0, #21739B);
  background:-o-linear-gradient(#248AB0, #21739B);
  background:linear-gradient(#248AB0, #21739B));
}

#daftar-isi ol {
  background-color:#333;
  margin:0 0;
  padding:0 0;
  color:#999;
  list-style:none;
}

#daftar-isi li {
  line-height:normal;
  font:normal 11px/100% 'Verdana',Arial,Sans-serif;
  margin:0 0;
  padding:5px 5px 5px 15px;
  white-space:nowrap;
  text-align:left;
  border-top:1px solid #444;border-bottom:1px solid #222;
}

#daftar-isi li:first-child {border-top:none;}
#daftar-isi a              {color:#5687f8;}
#daftar-isi a:hover        {text-decoration:underline;}
#daftar-isi a:visited      {color:#5687b8;}

#daftar-isi strong {
  font-weight:bold;
  font-style:italic;
  color:red;
}
</style>
<script type="text/javascript">
    showNew    = true;
    accToc     = true;
    openNewTab = true;

    var maxNew     = 10,
        baru       = "New!",
        sDownSpeed = 600,
        sUpSpeed   = 600;
</script>
<script type="text/javascript" src="http://reader-download.googlecode.com/files/hompishive-labels-v1.js"></script>
<script src="arifiencjr.com/feeds/posts/summary?max-results=1000&alt=json-in-script&callback=loadtoc"></script>



Catatan : 
- Ganti URL http://arifiencjr.com dengan URL blog kalian
- Kode berwarna Hijau : JQuery, silahkan kalian hapus jika template kalian sudah menggunakannya
- showNew : Jika bernilai true, tanda merah bertuliskan Baru! akan ditampilkan, jika bernilai false, tanda merah bertuliskan New! akan disembunyikan.
- accToc : Jika bernilai true, effect accordion akan diterapkan, jika bernilai false, effect accordion akan hilang sehingga semua daftar isi akan terlihat.
- openNewTab : Jika bernilai true, setiap link akan secara otomatis terbuka di tab/jendela baru saat diklik, jika bernilai false, setiap link akan terbuka di tab/jendela yang sama saat diklik.
- maxNew : Digunakan untuk menentukan jumlah maksimal Baru! yang tampil pada setiap posting baru (Menentukan seberapa banyak posting bisa disebut sebagai posting baru).
- New! : Silahkan kalian ganti dengan keinginan kalian (Baru!!, Terbaru !! dll).
- sDownSpeed : Digunakan untuk menentukan kecepatan effect .slideDown() panel.
- sUpSpeed : Digunakan untuk menentukan kecepatan effect .slideUp() panel.

4. Jangan lupa untuk menonaktifkan komentar. Kemudian klik Terbitkan Entri/Publish

Semoga bermanfaat dan kalian senang. Happy Blogging

Baca juga Blogger Tutorial lainnya.
Selamat sore sobat,sudah lama saya tak posting artikel hehe langsung saja lah,kali ini saya akan share tentang cara membuat spoiler
Membuat Spoiler widget untuk meringankan blog, mungkin ini salah satu cara mengatasi beratnya loading blog yang dikarenakan banyaknya pemasangan widget. selain dapat sedikit meringankan loading dengan memasang spoiler pada widget ini akan meminimalkan ruang yang terpakai sehingga memudahkan pengunjung untuk mengetahui isi blog kita karena tidak usah jauh-jauh mengscroll halaman blog kita. seperti pada blog ini saya memasang kurang lebih 17 widget dengan menggunakan Tabview widget dan Spoiler ini maka tampilannya tidak begitu rame dan jauh sampai kebawah.

Ok. kita lanjut saja pada pokok bahasan, sebelum berlanjut sobat bisa lihat contoh dari tutorial ini pada sidebar:
Membuat Spoiler widget untuk meringankan blog
Silahkan coba klik Lihat yang ada disisi kanan weidget itu, nah itulah yang saya maksudkan spoiler pada widget, dengan menggunakan spoiler maka kita dapat meminimalisir tampilan blog dan ini otomatis akan meringankan blog juga. ini saya rasakan bedanya dengan sebelum pakai spoiler meskipun jaringan juga yang menjadi peran utama dalam loading blog namun ini dapat sedikit membantu.

Langkah membuat spoiler pada widget:

  • Seperti biasa login ke blogger
  • Pilih tata letak kemudian tambah gadget
  • Selanjutnya pilih javascript/HTML kemudian beri judul utama widget tersebut. Contoh (aksesories) pada blog ini.
  • kemudian copy paste kode dibawah ini pada kotak dibawahnya.
<style type='text/css'>
#aks{background: #f9f9f9 url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiiPAMzhV15eU9xv5-i9ov5_GtlbP7qGaEqAlyBYYlhmf_0rbi_qdwi7ffpkWrvAESLvB67XWfXaAivH3iYUAsFr08EBsZz_tUZKgpO8G9_xpGs4ebbv1wDc5NgJveuhIzIsMMPg6CjHHrS/h120/gradient2.php.png) repeat-x; border: 1px solid #ddd; padding: 3px;}
#jud{font-family: arial; font-size: 12px;color:#555; margin-bottom: 0px;font-weight:bold;text-align:left;}
</style>
<div id="aks"> <div id="jud">Judul Widget sobat<input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = 'tutup'; this.value = 'tutup'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = 'buka'; this.value = 'buka'; }" style="background: #f9f9f9; border: 0px solid #000; color: #8B4513; font-family: arial; font-size: 10px; margin: 0px;font-weight:bold;text-transform:uppercase;float:right;" type="button" value="LIHAT" /></div> <div style="border: 0px inset #fff; color: blue; margin: 0 10px 0px 10px; text-align:center;padding: 0px;"> <div style="display: none;"> <br />Masukan Kode Widget sobat</div> </div> </div>
kalau sobat mau memasang lebih dari satu maka sobat tinggal menambahkannya lagi dibawah kode diatas secara berurutan. hasilnya seperti ini:
<style type='text/css'>
#aks{background: #f9f9f9 url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiiPAMzhV15eU9xv5-i9ov5_GtlbP7qGaEqAlyBYYlhmf_0rbi_qdwi7ffpkWrvAESLvB67XWfXaAivH3iYUAsFr08EBsZz_tUZKgpO8G9_xpGs4ebbv1wDc5NgJveuhIzIsMMPg6CjHHrS/h120/gradient2.php.png) repeat-x; border: 1px solid #ddd; padding: 3px;}
#jud{font-family: arial; font-size: 12px;color:#555; margin-bottom: 0px;font-weight:bold;text-align:left;}
</style>
<div id="aks"> <div id="jud">Judul 1<input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = 'tutup'; this.value = 'tutup'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = 'buka'; this.value = 'buka'; }" style="background: #f9f9f9; border: 0px solid #000; color: #8B4513; font-family: arial; font-size: 10px; margin: 0px;font-weight:bold;text-transform:uppercase;float:right;" type="button" value="LIHAT" /></div> <div style="border: 0px inset #fff; color: blue; margin: 0 10px 0px 10px; text-align:center;padding: 0px;"> <div style="display: none;"> <br />Kode Widget 1</div> </div> </div>

<div id="aks"> <div id="jud">Judul 2<input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = 'tutup'; this.value = 'tutup'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = 'buka'; this.value = 'buka'; }" style="background: #f9f9f9; border: 0px solid #000; color: #8B4513; font-family: arial; font-size: 10px; margin: 0px;font-weight:bold;text-transform:uppercase;float:right;" type="button" value="LIHAT" /></div> <div style="border: 0px inset #fff; color: blue; margin: 0 10px 0px 10px; text-align:center;padding: 0px;"> <div style="display: none;"> <br />Kode Widget 2</div> </div> </div> 


<div id="aks"> <div id="jud">Judul 3<input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = 'tutup'; this.value = 'tutup'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = 'buka'; this.value = 'buka'; }" style="background: #f9f9f9; border: 0px solid #000; color: #8B4513; font-family: arial; font-size: 10px; margin: 0px;font-weight:bold;text-transform:uppercase;float:right;" type="button" value="LIHAT" /></div> <div style="border: 0px inset #fff; color: blue; margin: 0 10px 0px 10px; text-align:center;padding: 0px;"> <div style="display: none;"> <br />Kode Widget 3</div> </div> </div>
Judul Widget sobat silahkan beri judul widget
Masukan Kode Widget sobat Silahkan masukan kode widget sobat
Apabila sobat mau menambahkan lebih banyak lagi sobat tinggal menambahkannya seperti diatas.
Tips:
Untuk widget dengan ukuran kecil seperti statistik blog dan banner sobat bisa menyimpan kodenya secara berurutan dalam satu spoiler.Ssekian :D
cara ganti cursor mouseAnda pernah melihat komputer dengan cursor mouse yang berbentuk macam-macam? Misalnya seperti pada gambar di samping? Penasaran bagaimana cara ganti cursor mouse seperti itu? Baca terus artikel ini.

Cara ganti cursor mouse

Langkah pertama yang harus Anda lakukan tentunya adalah mendownload file cursor yang Anda kehendaki. Dimana Anda dapat mendownloadnya? Silakan cari di Google dengan kata kunci “free mouse cursors for windows” atau kata kunci sejenis lainnya.
Jika file yang Anda download tersebut dalam bentuk file kompresi (zip, rar, dll), ekstrak dulu file tersebut. Atau jika file tersebut sudah ber-ekstensi “cur” atau “ani”, lanjut ke langkah-langkah di bawah ini.

Jika file cursor ber-ekstensi “cur”

Pada umumnya file cursor ber-ekstensi “cur”. Berikut cara penggunaan file “cur”.
  1. Klik kanan pada Desktop, pilih “Personalize”
  2. Klik “Change mouse pointers” pada kiri atas.
  3. Akan muncul jendela “Mouse Properties”. Pada bagian “Customize”, pilih cursor yang ingin Anda ganti.
  4. Klik “Browse”. Cari file yang telah Anda download tadi. Pilih sesuai keinginan Anda. Klik “Open”
  5. Anda akan kembali lagi ke jendela “Mouse Properties”. Anda dapat melanjutkan mengganti cursor lainnya. Jika sudah selesai, klik “Apply”, lalu “OK”
  6. Cursor mouse Anda sudah berubah.

Jika file cursor ber-ekstensi “ani”

File cursor ber-ekstensi “ani” lebih mudah untuk diinstall. Anda cukup membuka folder yang berisi file-file ber-ekstensi “ani”, cari file bernama “Install.inf”. Klik kanan file tersebut, dan pilih “Install”. Selesai.
Untuk lebih jelasnya tentang langkah-langkah di atas, lihat video singkat berikut ini.
Catatan kurang penting: bagi yang suka jazz, seperti saya, disarankan pakai headset atau speaker yang bagus, nge-bass. Background musiknya lumayan bagus. ;)
Demikianlah cara ganti cursor mouse. Cukup mudah bukan? Kini cursor mouse Anda tidak lagi membosankan. Tunggu apa lagi? Ganti segera cursor mouse Anda sekarang.
software penting yang harus ada setelah install ulang komputerMungkin Anda habis install ulang komputer atau membeli komputer baru. Anda tidak tahu harus menginstall software apa saja. Apa saja software penting yang harus ada. Berikut adalah beberapa software penting yang sebaiknya harus Anda miliki.

Software penting yang HARUS ada

1. Antivirus

Ini wajib. Ketika pertama kali memiliki laptop saya mengabaikan antivirus dan langsung saya gunakan untuk internet dan memindah data dengan flashdisk. Akibatnya, laptop baru saya besoknya langsung kena virus. Jangan sepelekan antivirus. Ini software penting pertama yang harus Anda miliki. Terserah Anda mau menggunakan antivirus macam apa, yang jelas komputer Anda harus punya penangkal virus.

2. Office

Aplikasi pengolah data kantoran adalah software penting lainnya yang harus Anda miliki. Berbagai dokumen umumnya diolah dengan aplikasi office. Bisa saja sewaktu-waktu Anda atau kerabat Anda membutuhkan komputer Anda untuk mengolah dokumen-dokumen. Saat ini ada dua pilihan aplikasi office yang tersedia, yaitu Microsoft Office (berbayar) dan Open Office (gratis).

3. Browser

Sekarang ini internet mulai dikenal luas. Ada banyak informasi yang ada di internet. Bahkan informasi yang ada di internet terkadang lebih cepat dari pada di televisi. Oleh karena itu Anda harus memiliki browser untuk menjelajah internet.

4. Compression

Software penting lainnya adalah aplikasi kompresi. Terkadang ada file-file dari orang lain atau dari internet yang dikompresi. Untuk membukanya, Anda harus memiliki aplikasi kompresi. Dengan aplikasi ini, file-file terkompresi tersebut dapat Anda ekstrak dan Anda buka file aslinya. Aplikasi kompresi yang dapat Anda gunakan antara lain adalah WinRar, WinZip, 7zip, dll.

5. Pdf Reader

Anda juga harus memiliki aplikasi pdf reader. Aplikasi ini digunakan untuk membuka file-file dengan jenis pdf (*.pdf). File jenis ini mulai banyak digunakan secara luas, terutama untuk penyebaran ebook. Contoh file berbentuk pdf adalah ebook ini. Salah satu aplikasi pdf reader yang dapat Anda gunakan adalah Adobe Acrobat Reader.

Software lain yang SEBAIKNYA ada

Dengan kelima software di atas, komputer Anda sebenarnya sudah dapat digunakan dengan baik. Minimal untuk kegiatan standar. Namun apabila Anda ingin memaksimalkan komputer Anda, berikut software tambahan yang sebaiknya Anda miliki.

1. Download Manager

Dengan browser pun sebenarnya Anda sudah dapat mendownload file-file dari internet. Namun kecepatan download browser sendiri sangat buruk, tidak maksimal. Apalagi jika Anda menggunakan internet dengan kecepatan pas-pasan. Dengan bantuan aplikasi download manager, kecepatan download Anda dapat ditingkatkan hingga 5x bahkan 10x lipat. Rekomendasi saya untuk download manager adalah Internet Download Manager.

2. Pemutar media (media player)

Aplikasi media player bawaan Windows (Windows Media Player) sudah cukup baik. Namun demikian jika tidak ditambah dengan media player lainnya, terkadang ada beberapa jenis file multimedia yang tidak dapat dibuka oleh aplikasi media player Windows. Hal ini karena WMP tidak memiliki codec yang lengkap. Oleh karena itu Anda perlu memiliki media player lainnya atau menambahkan codec ke WMP. Rekomendasi saya adalah Windows Media Player Classic.

3. Utility

Makin lama komputer digunakan maka akan makin banyak file-file sampah yang dihasilkan. Akibatnya komputer bisa jadi lambat. Dengan bantuan software utility, Anda dapat membersihkan file-file sampah tersebut. Rekomendasi saya adalah TuneUp Utility atau CCleaner.

4. Software lain, sesuaikan dengan kebutuhan

Anda menggunakan komputer untuk apa? Game? Desain? Blogging? Software lain yang harus ada adalah software yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Misal Anda seorang desainer, mungkin Anda akan memerlukan Adobe Master Collection. Seorang desainer 3D? Maka Anda perlu 3ds Max. Atau seorang blogger? Internet marketer? Jika ya, Anda akan perlu aplikasi keyword research seperti Market Samurai, dll.
Demikianlah daftar software penting dan software tambahan yang sebaiknya Anda miliki, baik itu untuk komputer baru, lama, atau setelah install ulang komputer. Sudahkah Anda memilikinya?
komputer lambatKetika baru dibeli, baru install ulang, komputer Anda lancar jaya. Semua perintah hampir bisa dijalankan dalam waktu kurang dari 5 detik. Namun makin lama komputer Anda makin lambat. Sebaik apapun Anda menggunakan komputer, suatu saat pasti komputer Anda melambat. Berikut ini adalah penyebab komputer lambat dan cara mengatasinya.

1. Start up yang berlebihan

Awalnya komputer dapat siap digunakan dalam beberapa detik saja. Proses booting-nya cepat. Namun di kemudian hari, dari menekan tombol power sampai masuk ke desktop memerlukan waktu yang lebih lama, dan makin lama. Hal ini disebabkan oleh program startup yang berlebihan jumlahnya. Komputer harus menjalankan semua aplikasi tersebut sebelum siap digunakan.
Atasi: Matikan program startup yang tidak penting. Anda dapat melakukannya melalui msconfig atau Tune Up Startup Manager. Anda tidak butuh Winamp Agent dijalankan setiap kali start up bukan?

2. Terlalu banyak temporary files

Setiap kali Anda membuka halaman web, menjalankan aplikasi, dan kegiatan lainnya, komputer akan membuat file-file temporer (temporary file). File-file ini dibuat dengan tujuan untuk mempercepat jalannya kegiatan yang sama. File-file ini makin lama makin banyak makin membutuhkan ruang hard drive yang lebih besar. Lagipula file ini berada di drive tempat sistem operasi (C). Akibatnya komputer makin melambat.
Atasi: Jalankan Windows Disk Cleanup. Akses melalui menu Accessories.

3. Hard disk terfragmentasi

Ketika sistem menyimpan file, file tersebut akan dipecah dan ditempatkan dibagian mana saja yang kosong. Ketika sistem membutuhkan file tersebut, bisa saja sistem tidak dapat menemukan suatu file dalam bagian yang berdekatan. Akibatnya sistem harus mencarinya di bagian-bagian yang berjauhan dan memerlukan waktu yang lama. Akibatnya, komputer lambat.
Atasi: Jalankan Disk Defragmenter. Akses melalui menu Accessories.

4. Uninstall yang kurang bersih

Ketika Anda melakukan uninstall, bisa saja masih tersisa file-file dari aplikasi yang Anda uninstall. File-file ini bisa berupa informasi registrasi aplikasi, save games, screenshots, dll.
Atasi: Lakukan uninstall dengan benar. Jangan hanya menghapus folder aplikasi tersebut. Tapi lakukan uninstall lewat uninstall.exe aplikasi tersebut, atau lewat Control Panel. Jangan lupa periksa apakah ada file-file tersisa lainnya setelah proses uninstall. Bila perlu gunakan aplikasi uninstaller pihak ketiga.

5. Operating System (OS) Drive terlalu penuh

Operating System (misal: XP, Vista, 7) biasanya terletak di drive C. Jika drive C ini terlalu penuh, maka dipastikan akan mengganggu kinerja OS. Akibatnya apalagi kalau bukan komputer lambat.
Atasi: Jika Anda memiliki beberapa drive (misal: C, D, E), jangan simpan data Anda pada drive C. Simpanlah pada drive lainnya (D atau E).

6. Antivirus

Beberapa antivirus memiliki kemampuan yang sangat hebat. Karena saking hebatnya, kinerja antivirus ini memberatkan sistem komputer Anda. Misalnya, ada antivirus yang terus menerus melakukan scanning sepanjang komputer menyala. Akibatnya, tentu saja proses komputer jadi lambat.
Atasi: pilih antivirus yang sesuai dengan kemampuan komputer. Jangan terlalu memaksa. Kaspersky Internet Security 2012 yang terinstall pada komputer pentium 4 tentunya akan sangat memberatkan sistem.

7. Virus dan program jahat lainnya

Virus komputer bisa menyusup ke sistem komputer dan bekerja sepanjang komputer menyala. Ada juga yang diam-diam terus menerus mendownload sesuatu dari internet. Ada juga yang terus menerus menggandakan dirinya. Apa pun cara kerja virus, yang jelas akan mengakibatkan komputer jadi lambat.
Atasi: gunakan antivirus terpercaya untuk menghapus virus dan program-program jahat ini.

8. Termakan usia

Setiap barang pasti memiliki umur pakai. Demikian pula dengan komputer. Komponen komputer yang sudah beberapa tahun digunakan pastinya sudah tidak dalam kondisi prima lagi. Misalnya saja hard drive, harddisk di dalamnya bisa saja sudah tergores sehingga data yang ada didalamnya susah dibaca sistem.
Atasi: tidak bisa diatasi. Anda bisa melawan waktu?
Itulah beberapa penyebab komputer lambat dan bagaimana cara mengatasinya. Beberapa poin di atas merupakan perawatan komputer yang sebaiknya rutin Anda lakukan. Anda punya saran lain tentang mengatasi komputer lambat? Ceritakanlah.
Referensi:
http://ph.yahoo.matchmove.com/newsarticle/things-that-slow-your-pc-down
Anda sudah tahu cara install software. Namun selama ini, Anda hanya klik “Next” dan “Next” saat instalasi. Hasilnya pun, entah kenapa, komputer Anda jadi makin lambat, atau bahkan bertingkah aneh setelah software tersebut Anda install.
Itukah yang Anda alami?
Jika ya, mungkin Anda melakukan kesalahan saat instalasi software. Dan agar di lain waktu hal tersebut tidak terulang kembali, ada baiknya Anda mengikuti tips-tips cara install software di bawah ini.

1. Ketahui dengan pasti

Sebelum menginstall, ketahui dulu dengan jelas spesifikasi komputer Anda dan informasi software tersebut.

a. Spesifikasi komputer

Tidak semua komputer cocok untuk suatu software. Suatu software akan menuntut spesifikasi komputer yang memadai. Oleh karena itu, ketahui dulu spesifikasi komputer Anda.
Setelah mengetahui spesifikasi komputer Anda, ketahui system requirements software yang ingin Anda install. Apakah system requirements software tersebut dapat dipenuhi oleh komputer Anda? Jika tidak, urungkan niat untuk meng-install-nya.

b. Asal usul software dan kualitasnya

Saat ini banyak sekali software-software yang tidak penting, tidak terlalu memberikan manfaat, dll.
Parahnya lagi, jika Anda mendownload software tersebut, bisa saja software itu adalah program jahat. Software tersebut akan mendeteksi virus yang sebenarnya tidak ada sama sekali. Alias deteksi palsu.
Setelah melakukan deteksi palsu, Anda akan ditawari software antivirus yang sebenarnya tidak berguna. Entah itu berbayar atau gratis, yang jelas, semakin banyak software yang terinstall, akan makin memperlambat komputer.
Oleh karena itu, lebih baik ketahui dengan pasti tentang software tersebut. Cara referensi sebanyak-banyaknya entah itu dari internet, majalah, atau teman Anda.

2. Jangan asal klik “Next”!

Inilah salah satu penyebab utama kenapa setelah Anda menginstall software, komputer malah jadi lambat.
Saat melakukan instalasi software, jangan asal klik next, next, next tanpa memperhatikan tiap halamannya. Asal klik next dapat menyebabkan fungsi-fungsi software yang sebenarnya tidak Anda butuhkan, ikut terinstall. Akibatnya, komputer malah jadi lambat.
Berikut adalah halaman-halaman di mana Anda harus berhenti dan memperhatikan dengan baik:

a. Pemilihan lokasi (directory) install

Ciri halaman ini adalah adanya tombol “Browse”, “Change Location”, atau “Install Location”. Klik tombol tersebut untuk memilih lokasi di mana software tersebut akan Anda install.
Tips memilih lokasi yang baik adalah, jangan menginstall semua software pada drive C. Drive C yang terlalu penuh akan memperlambat kinerja sistem operasi dan dampaknya, komputer jadi lambat. Untuk software-software seperti game, sebaiknya Anda install pada drive yang lain.
cara install software - install directory
Gambar 1
Untuk memilih lokasi, Anda juga harus memperhatikan keterangan ruang yang dibutuhkan software (Space required) dan ruang yang tersisa di drive tersebut (Space available). Jangan sampai Anda memilih drive dimana space required lebih besar dibanding space available. Jika demikian, proses instalasi tidak ada berjalan.
Dan jangan pula memilih drive dimana nantinya setelah Anda install, hanya akan menyisakan sedikit ruang. Hard disk terlalu penuh dapat memperlambat komputer.

b. Pemilihan fitur

Ciri halaman ini adalah adanya kotak-kotak centang.
Biasanya secara otomatis kotak yang ada sudah tercentang semua. Namun sebaiknya Anda membaca keterangan di sebelah kotak centang tersebut. Pada keterangan fitur-fitur yang tidak Anda butuhkan, sebaiknya hilangkan saja centangnya.
cara install software - featured to be installed
Gambar 2
Yang paling sering terjadi adalah centang pada kotak “Install toolbar”. Jika kotak tersebut tercentang, software tersebut akan menginstall toolbar pada browser atau pada windows explorer. Terlalu banyak toolbar dapat memperlambat akses internet dan kinerja komputer.
Selain kotak centang, ada juga software yang menggunakan sistem pemilihan fitur seperti pada Gambar 3.
cara install software - featured to be installed 2
Gambar 3
Untuk software yang menggunakan sistem tersebut, pilih opsi yang bertanda silang merah untuk tidak memilih fitur tersebut.
Halaman pemilihan fitur ini juga ada yang menjadi satu dengan halaman pemilih lokasi install. Jadi nantinya akan terdapat tombol “Browse” dan kotak untuk dicentang dalam 1 halaman. Lihat Gambar 2.
Demikian yang dapat saya bagikan tentang cara install software yang baik dan benar. Dengan mengetahui tips-tips di atas, saya berharap Anda tidak akan asal “Next” lagi dalam menginstall software. Jangan sampai komputer Anda jadi lambat hanya karena malas memperhatikan proses installasi.
Apa pendapat Anda? Punya tips lain tentang cara install software?
Entah apa sebabnya, mungkin Windows 7 Anda membutuhkan waktu shutdown yang cukup lama. Padahal, mungkin saja Anda sedang menggunakan laptop dan butuh shutdown cepat karena harus segera mengemasi laptop. Jika masalah seperti itu yang Anda hadapi, berikut cara mempercepat shutdown Windows 7 Anda.
Perhatian! Tutorial ini membutuhkan tweaking registry. Tweaking registry yang sembrono bisa mengakibatkan Windows Anda tidak berfungsi dengan baik, dan mungkin harus install ulang. Sebelum melakukan tutorial ini sebaiknya lakukan backup registry terlebih dahulu. Kami tidak bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi. Ini registry, berhati-hatilah.

1. Mengurangi waktu timeout untuk mematikan service

Saat Anda memerintahkan shutdown, Windows akan mematikan semua service yang sedang berjalan. Namun demikian, ada kalanya sebuah service tidak dapat segera dimatikan. Jika demikian, Windows akan menunggu beberapa saat sebelum mematikan paksa servis tersebut. Nahh… Untuk mempercepat shutdown windows 7 Anda, kurangi saja waktu tunggu tersebut. Berikut caranya:
  • Masuk ke registry editor. Tekan tombol Windows + R. Ketik regedit. “Enter”.
  • Pada kolom sebelah kiri, masuk ke lokasi berikut
  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control
cara mempercepat shutdown windows 7
  • Carilah bagian WaitToKillServiceTimeout. Klik kanan, pilih “modify”.
  • Nilai defaultnya adalah 12000 atau 15000 ini artinya 12 atau 15 detik. Ganti saja sesuka Anda. Saya sendiri menggantinya menjadi 2000 (2 detik).
  • Klik “OK”

2. Mengurangi waktu timeout untuk mematikan aplikasi

Pada saat shutdown, Windows juga akan mematikan aplikasi yang sedang berjalan. Sama seperti service, terkadang ada juga aplikasi yang ‘bandel’ sehingga memaksa Windows untuk menunggu. Untuk mempercepat shutdown Windows 7 Anda, buatlah Windows 7 Anda menjadi ‘tidak sabaran’, kurangi waktu tunggunya. Berikut caranya:
  • Masuk ke registry editor. Tekan tombol Windows + R. Ketik regedit. “Enter”.
  • Pada kolom sebelah kiri, masuk ke lokasi berikut
  • HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
  • Cari entri dengan nama WaitToKillAppTimeout. Klik kanan, pilih “modify”
  • Nilai defaultnya 20000. Ubahlah menjadi lebih singkat. Saya sendiri mengubahnya jadi 2000.
  • Klik “OK”
Catatan: jika entri WaitToKillAppTimeout tidak ada, buatlah sendiri. Caranya, klik kanan. New -> String Value. Isi dengan 2000 atau terserah Anda.
cara mempercepat shutdown windows 7

3. Membuat shortcut shutdown

Biasanya, untuk shutdown Anda harus klik tombol “Start” dan klik “Shutdown”. Untuk mempercepat proses klik klik ini, buat saja shortcut shutdown di desktop. Jadi setiap kali Anda ingin shutdown, double click saja shortcut tersebut. Hanya saja, peringatan saya, jangan sampai Anda salah klik shortcut ini. Bisa-bisa ketika Anda sedang bekerja, tidak sengaja klik shortcut shutdown, komputer Anda langsung shutdown tanpa menyimpan pekerjaan Anda.
Cara membuat shortcut shutdown:
  • Klik kanan di desktop. Pilih “New”. Pilih “Shortcut”.
  • Isi dengan perintah “shutdown.exe -s -t 00 -f”
  • Klik next, finish. Selesai.
cara mempercepat shutdown windows 7

4. Shutdown cara paksa

Ini sangat tidak dianjurkan karena akan memaksa sistem segera berhenti. Hard disk yang sedang berputar pun akan dipaksa segera berhenti. Efeknya, hardware bisa cepat rusak. Lakukan saja jika keadaan darurat. Misalnya, komputer tiba-tiba not responding dan tidak bisa diapa-apakan.
Cara shutdown paksa Windows 7 adalah dengan menekan dan tahan tombol power komputer/ laptop Anda hingga komputer/ laptop mati sendiri.
Selain shutdown, mungkin Anda juga menginginkan proses start up atau booting Windows 7 yang lebih cepat. Jika ya, baca artikel kami tentang mempercepat booting Windows 7. Anda punya trik lain mempercepat shutdown Windows 7? Ceritakanlah. Mari berbagi ilmu.
cara mempercepat booting windows 7Assalamu'alaikum sobat,selamat malam. Sudah lama saya tidak memposting artikel lagi,karena kesibukan di sekolah maupun tugasnya hehe,tapi kali ini saya menyempatkan untuk share tentang
"Cara mempercepat booting Windows 7". Monggo disimak :D

Booting Windows 7 Anda sudah mulai lambat? Menjengkelkan bukan? Kali ini saya akan membagikan cara mempercepat booting Windows 7. Berikut caranya…

 

 

 

 

1. Windows Boot Perfomance Diagnostic

Untuk melakukan trik ini, Anda harus mengakses group policy. Namun group policy ini tidak ada pada Windows 7 Starter dan Home Edition. (Untuk mengetahui versi Windows Anda, baca artikel ini). Langkah-langkahnya:
  • Tekan tombol Windows + R
  • Ketik “gpedit.msc”. Enter
  • Pada kolom sebelah kiri, masuk ke bagian “Computer configuration” -> “Administrative Template” -> “Systems” -> “Troubleshooting and Diagnostic” -> “Windows Boot Performance Diagnostic”
  • Double klik “Configure Scenario Execution Level”. Pilih “Enable”.
cara mempercepat booting windows 7
  • Pada “Scenario Execution Level”, klik tanda panah ke bawah. Pilih “Detection Troubleshooting and Resolution”.
cara mempercepat windows 7
  • Klik “OK”. Selesai. Jika dirasa kurang cepat, lanjut ke cara kedua.

2. Advance Boot

Cara ini hanya bisa dilakukan pada komputer/ laptop dengan prosesor lebih dari 1 core (misal: dual core, core 2 duo, i3, i5, quad core, dll). Trik ini adalah merubah jumlah core yang digunakan untuk booting. Jika normalnya hanya 1 yang digunakan, maka kali ini Anda akan merubahnya menjadi jumlah maksimal core yang ada. Berikut langkah-langkahnya:
  • Tekan tombol Windows + R
  • Ketikkan “msconfig”. Tekan “Enter”
  • Masuk ke tab “Boot”
cara mempercepat booting windows 7
  • Klik “Advanced options…”
  • Centang bagian “Number of processors”
cara mempercepat booting windows 7
  • Klik tanda panah ke bawah, pilih angka yang paling besar.
  • Klik “OK”
  • Klik “OK”
Jika diminta restart, terserah Anda. Ingin segera restart atau restart nanti.

3. Hapus isi folder “Prefecth”

Trik ke-3 untuk mempercepat booting Windows 7 adalah menghapus isi folder prefetch. Cara ini dapat juga dilakukan untuk Windows XP dan Vista.
Setiap Anda menjalankan program, Windows akan mengingatnya dan membuat sebuah file berukuran kecil di folder prefetch. Di lain waktu Anda menjalankan program tersebut, Windows akan lebih cepat me-loadnya. Waktu loading akan menjadi lebih singkat.
Ini sangat bermanfaat. Tapi efeknya proses booting jadi lambat karena Windows akan membaca file-file di dalam folder prefetch tersebut. Oleh karena itu, jika file-file tersebut dihapus, maka proses booting akan menjadi lebih cepat. Sebaliknya, waktu loading program akan menjadi lebih lama seperti pertama kali menginstallnya. Jadi lakukanlah trik ke-3 ini dengan bijak. Saya sendiri hanya menghapus isi folder prefetch 2 minggu sekali.
Cara menghapus isi folder prefetch:
  • Akses Windows Explorer
  • Masuk ke drive C -> Windows -> Prefetch
  • Hapus semua isinya secara permanen (Shift + Del)
Makin lambatnya komputer dapat disebabkan beberapa hal. Sebaiknya Anda rajin merawat komputer Anda. Selain mempercepat booting, Anda juga dapat mempercepat shutdown Windows 7. Demikianlah yang dapat saya bagikan tentang cara mempercepat booting Windows 7. Mungkin Anda punya trik lain?
Membuat menu dropdown, di samping bisa menghemat tempat juga biar blog kita terlihat rapi. dengan adanya menu dropdown, blogger sangat terbantu sekali apalagi menunya keren. pasti banyak di cari para pemercantik tampilan blogger. di kesempatan kali ini akan saya share cara membuat menu seperti judul postingan. supaya kalian tidak penasaran bagaimana menu dropdown nya.



1. Login blogger
2. Ke layout/tata letak, add gadget, EditHTML/JavaScript
3. Masukan code nya di bawah ini
<style type="text/css">
#Tutorialblog ul li a {position: relative;float: bottom;display: block;width: AUTO;height: 15px;padding: 5px 0 0 0;margin-right: 5px;text-align: center;font-size: 15px;text-decoration: none;color:transparant;font-weight: bold;outline: none;}#Tutorialblog li .current{color: transparant;}#Tutorialblog li a:hover, #Tutorialblog li a:active {background: #009900; background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, from(#4B0082), to(#FF0000)); background: -moz-linear-gradient(top,#4B0082, #FF0000); filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorstr='#4B0082', endColorstr='#FF0000'); -ms-filter:  progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorstr='#4B0082', endColorstr='#FF0000'); display: inline-block;zoom: 1; *display: inline;border: dotted 1px #555555;padding: 3px 5px;-webkit-border-radius: 20px; -moz-border-radius: 20px; border-radius: 20px; -webkit-box-shadow: 0 1px 0px rgba(1,0,0,.1); -moz-box-shadow: 0 1px 0px rgba(0,0,0,.1); box-shadow: 0 1px 0px rgba(0,0,0,.1); -webkit-transition:all 0.5s ease-in-out; -moz-transition:all 0.5s ease-in-out;-o-transition:all 0.5s ease-in-out;transition:all 0.5s ease-in-out; -webkit-transform:rotate(10deg);-moz-transform:rotate(10deg);-o-transform:rotate(10deg);}color: #ffffff; margin: 0;font-size:18px;padding: 9px 15px 8px;text-decoration: none;}#Tutorialblog {width: auto;float: left;margin: 0;padding: 0;}#Tutorialblog{margin: 0;padding: 0;}#kucopas ul {float: left;list-style: none;margin: 0;padding: 0;}#Tutorialblog li {list-style: none;margin: 0;padding: 0;}#Tutorialblog li a, #Tutorialblog li a:link, #Tutorialblog li a:visited {color: #ffffff;display: block;text-transform: capitalize;margin: 0;padding: 9px 15px 8px;font: Bold 15px Georgia, Arial;}#Tutorialblog li a:hover, #Tutorialblog li a:active {background:transparant;color: #ffffff;margin: 0;font-size:20px;padding: 9px 15px 8px;text-decoration: none;}#Tutorialblog li li a, #Tutorialblog li li a:link, #Tutorialblog li li a:visited {background: #00FFFF;background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, from(#00FFFF), to(#000000)); background: -moz-linear-gradient(top,#00FFFF, #000000); filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorstr='#00FFFF', endColorstr='#000000'); -ms-filter:  progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorstr='#00FFFF', endColorstr='#000000'); width: 250px;color: #E6E6FA;-webkit-border-radius: 30px; -moz-border-radius: 30px; border-radius: 30px; border-style: outset;-webkit-transition:all 0.5s ease-in-out; -moz-transition:all 0.5s ease-in-out;-o-transition:all 0.5s ease-in-out;transition:all 0.5s ease-in-out; -webkit-transform:rotate(10deg);-moz-transform:rotate(10deg);-o-transform:rotate(10deg);float: none;margin: 0;padding: 7px 10px;border-bottom: transparant;border-left: transparant;border-right: transparant;font: bold 14px kristen itc, Arial;}#Tutorialblog li li a:hover, #Tutorialblog li li a:active {background: #FF0000;background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, from(#FF0000), to(#00FF00)); background: -moz-linear-gradient(top,#FF0000, #00FF00); filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorstr='#FF0000', endColorstr='#00FF00'); -ms-filter:  progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorstr='#FF0000', endColorstr='#00FF00'); color: #ffffff;font-size:20px;font-family:kristen itc;text-align: center;padding: 7px 10px;}#Tutorialblog li {float: left;padding: 0;}#Tutorialblog li ul {z-index: 9999;position: absolute;left: -999em;height: 20px;width: 170px;margin: 0;padding: 0;}#Tutorialblog li ul a {width: 140px;}#Tutorialblog li ul ul {margin: -32px 0 0 171px;}#kucopas li:hover ul ul, #kucopas li:hover ul ul ul, #kucopas li.sfhover ul ul, #Tutorialblog  li.sfhover ul ul ul {left: -999em;}#Tutorialblog  li:hover ul, #Tutorialblog  li li:hover ul, #Tutorialblog  li li li:hover ul, #Tutorialblog  li.sfhover ul, #Tutorialblog  li li.sfhover ul, #Tutorialblog  li li li.sfhover ul {left: auto;}#Tutorialblog  li:hover, #Tutorialblog  li.sfhover {position: static;}#footer-column-divide {clear:both;}#Tutorialblog{font-family:Comic Sans Ms;background:#000  url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimscE_BJXGQiYOoIspkJYlcjwrVNqTcrBCgw09scE_GtqE2IJIXxFCPc1hZIzNRGQatRi_kJRg7UHNbo2Iq2jCHezD3k7S8FobMnRYLIAMk2fKAE0_lWxutixV71TDPhvlf1K_skA7DxjW/)repeat-x;(0,0,0, 0.80);border: 0; padding:2px 0;z-index:999;top:0px;left:1px;right:1px;position:fixed;-moz-border-radius:10px;-webkit-border-radius:10px;}
</style>

<div id='Tutorialblog'>
<ul id='Tutorialblog'>
<li><a href='#'>Home</a></li>
<li><a href='#'>Tukar link</a></li>
<li><a href='#'>Download</a>
<ul class='children'>
<li><a href='#'>Software</a></li>
<li><a href='#'>Game</a></li>
<li><a href='#'>Burn</a></li>
<li><a href='#'>Windows</a></li>
<li><a href='#'>Audio</a></li>
<li><a href='#'>Graphic Design</a></li>
</ul>
</li>
<li><a href='#'>contact us</a>
<ul class='children'>
<li><a href='#'>Facebook</a></li>
<li><a href='#'>Twitter</a></li>
<li><a href='#'>Google+</a></li>
</ul>
</li>
<li><a href='#'>Tips</a>
<ul class='children'>
<li><a href='#'>blackberry</a></li>
<li><a href='#'>android</a></li>
<li><a href='#'>symbian</a></li>
</ul>
</li>
<li><a href='#'>Tutorial Blog</a>
<ul class='children'>
<li><a href='#'>web master</a></li>
<li><a href='#'>SEO</a></li>
</ul>
</li>
<li><a href='#'>Humor</a>
<ul class='children'>
<li><a href='#'>Umum</a></li>
<li><a href='#'>Suroboyoan</a></li>
</ul>
</li>
<li><a href='#'>help?</a></li>
<li><a href='#' target='blank'>link saya</a></li>
</ul>
</div>

4. KETERNGAN: Untuk yang '#' silakan ganti dengan link kalian, Warna Merah adalah Menu dan Hijau adalah Sub Menu. Silakan di ganti sesuai blog kalian.


Sobat pengen kan kecepatan komputer atau laptop sobat cepat seperti kilat!?, nah saya pengen share bagaimana tipsnya :)
Langsung aja gan ke KTP, eh TKP
 
Coba sobat lakukan langkah2 dibawah ini, kalo berhasil yah bagus, kalo gagal juga nggak ada ruginya kok. hehe :D




klik Start -> Run, masukan "gpedit.msc", kemudian tekan enter.


Bukalah:
Local Computer Policy -> Computer Configuration -> Administrative Templates -> Network -> QOS Packet Scheduler
Double klik "Limit Reservable Bandwidth", kemudian rubah nilai didalamnya dari "not configured" jadi "Enabled". Setelah itu rubah nilai bandwith limit jadi 0%. Klik "OK".

Setelah itu, Restart Komputer atau Laptop  kalian :)
Dan rasakan sensasi yang baru di Komputer atau Laptop :)



Share Otomatis Posting Blog ke Facebok dan Twitter

Assalamu'alaikum sobat blogger, malam-malam gini enaknya mosting nih hehe, kali ini saya akan share cara  "Publikasi Otomatis Posting Blog ke Facebok, Twitter  dan  Jejaring Sosial lain."


Agar  postingan blog kita bisa dibaca/dikunjungi teman via jejaring sosial seperti facebook dan twitter, mungkin terkadang kita mengcopy paste link tautan ke Beranda Facebook dan twitter. Sebetulnya banyak aplikasi share otomatis posting blog ke jejaring sosial, jadi kita tidak perlu lagi copy paste link tautan posting blog kita, misalnya via rss Graffiti, twitterfeed, dlvr.it, maupun via Networkedblogs.

Pada kesempatan ini saya mau posting berkaitan dengan judul di atas yaitu share otomatis posting blog ke facebook dan twitter via dlvr.it
Saya sengaja pilih dlvr.it karena biasanya langsung otomatis share, sesaat setelah kita publikasi posting blog di blogger. Pernah saya coba Networkedblogs, namun agak lambat sharenya dan mengharuskan kita memasang widgetnya ke blog kita, dimana akan membuat loading blog akan lebih berat.

Oke kita ikuti cara-caranya seperti berikut ini.

1. Pertama kita masuk ke http://app.dlvr.it/



2. Kemudian masukkan alamat email n password kita kemudian klik sign up.
3. Pada step 1 masukkan url / nama lengkap alamat blog kita.


3. Langkah step 2 pilih share via facebook or twitter, pilih akun jejaring sosial di mana Anda sedang login di sini Saya pilih twitter dulu. Lalu klik continue.

4. Akan muncul ucapan selamat datang, kemudian klik + add untuk menambah tujuan share posting via twitter.



5. Selesai, jangan lupa masuk ke akun email pendaftaran untuk konfirmasi dlvr.it. Lihat posting blog kita akan otomatis terposting ke akun FB n twitter kita. Untuk pengaturan selanjutnya terserah Anda, hehehe.


6. Untuk menambah akun facebook atau facebook page yang akan diatur sebagai share otomatis postingan blog. Sebelumnya pastikan Sobat blogger login di akun facebook sobat. Klik add seperti gbr di bawah,




pilih akun yang akan di share otomatis, klik new pada logo facebook.




tunggu beberapa saat, muncul pop up




tunggu beberapa saat, kemudian klik tanda panah, pilih akun yang ada facebook page atau akun pribadi. 
> closing window setelah itu muncul "account authorized" klik save.



Seperti blog ini, Saya share otomatis via twitter @aariffinn.
Selamat Berkarya, Salam Blogger.

Cara merubah akun facebook pribadi menjadi halaman facebok

Assalamu'alaikum sobat blogger. Pada kesempatan ini saya mau share "rahasia" (bagi yang belum tau kali yeee) yaitu mengganti atau migrasi akun facebook pribadi kita menjadi halaman / fans page facebook. 
Tau sendiri kan, betapa susahnya mengajak pengunjung untuk ngelike halaman facebook kita. Dapat 1 atau 2 dalam sehari aja yang suka rela ngelike sudah untung, hehehe. Memindahkan akun facebook sendiri menjadi halaman facebook merupakan salah satu teknik biar likers fan page kita banyak, namun dengan trik yang bisa dibilang "curang" hehehe.... 

Loh, emang bisa? ya bisa laah... namun ada beberapa hal yang perlu diketahui;

1. Pastikan Sobat sudah membackup seluruh foto yang pernah di upload, artinya seluruh foto, baik foto profil, dinding, maupun foto sampul timeline yang ada akan terhapus.

2. Seluruh isi status di dinding kita, maupun komentar kita di status teman akan hilang

3. Segala bentuk aplikasi baik group, like halaman facebook page tertentu juga akan hilang. 

Nah, jika sudah siap, silakan ikuti langkah-langkah berikut.


Cara pindah akun facebook menjadi halaman facebook


1. Masuk ke akun facebook kamu yang mau dibikin halaman facebook.

2. Kemudian lik disini

3. Langkah selanjutnya akan muncul tampilan seperti kita membuat halaman facebook seperti biasa.

cara merubah akun facebook pribadi menjadi halaman


migrasi dari facebook pribadi menjadi halaman fans page


4. Pilih kategori, Beri nama halaman facebook (Merek atau produk) Centang persetujuan, Terakhir Klik mulai

cara migrasi facebook menjadi fan page

5. Proses migrasi bisa saja gagal, dimana akan muncul gambar seperti di bawah;
Tapi sobat bisa mencobanya lagi, bisa 30 menit atau saru jam setelahnya. Saya sendiri berkali-kali mencoba sampai berhasil.

cara mengganti akun facebook sendiri menjadi halaman fan page facebook

Oke saya kira cukup itu saja, ya. Mudahan tips cara migrasi akun facebook pribadi menjadi halaman facebook ini bisa membantu sobat blogger yang kesulitan mendapatkan fans facebook, hehehe (termasuk saya looh)
UPDATE;

Jangan pernah migrasi lagi karena cara ini bisa diterapkan namun Sobat akan kehilangan Fans alias menjadi NOL. Demikian Harap Maklum
Untuk membuat daftar isi di word 2007, maka perlu dilakukan setting atau pengaturan pada tab (tabulasi) sehingga hasilnya bisa terlihat rapi. Anda bisa membuat tabilasi (tab) dua bagian, bagian pertama untuk diisi dengan leader titik-titik, dan tabulasi kedua diisi dengan nomor halaman.

Untuk membuat daftar isi pada word 2007 lakukan prosedur berikut:
1.Pada horizontal ruler klik ,aktifkan dua tabulasi tergantung kebutuhan (jika aktif ditandai dengan tanda siku)


2. Ketik halaman judul,
selanjutnya klik kanan pada lembar kerja, pilih Paragraph...



3. Pilih Tabs...

4.Pilih 14,76 pada "Tab stop position" (sesuaikan dengan tab stop yang anda buat)
Pada bagian leader pilih 2......
Klik Set
OK
5. setelah kursor berada di bagian belakang halaman judul, tekan spasi (di keyboard)
akan muncul gairs titik-titik
tekan spasi sekali lagi akan pindah ke tab stop berikutnya, ketik nomor halaman
tekan enter untuk pindah baris

6. Ketik halaman pengesahan,letakkan kurso di bagian belakang halaman pengesahan, tekan spasi 2 kali  seperti pada langkah 5

7. lakukan langkah 5 berulang pada baris berikutnya, hasilnya akan tampak seperti di bawah ini



Sumber : http://www.komputerseo.com/2010/02/cara-membuat-daftar-isi-di-word-2007.html
Untuk anda pengguna internet yang menggunakan modem (GSM atau CDMA), yang katanya menjanjikan koneksi internet cepat dengan menggunakan teknologi WCDMA, HSDPA, EVDO dll, tapi kalau  kenyataan malah sebaliknya tidak sesuai harapan alias lelet.. mungkin  trik di bawah ini mungkin akan bisa membantu.

Salah satu cara meningkatkan kecepatan koneksi internet yaitu dengan mengoptimalkan setting speed atau kecepatan di modemnya.
Biasanya software untuk koneksi ke internet bawaan modem menggunakan default speed dari modem yang bersangkutan yang biasanya tidak maksimal.


Kalau komputer (Windows) anda sudah pernah dipakai untuk koneksi ke internet menggunakan software bawaan modem, maka di  menu connection secara otomatis akan muncul  setting dialup modem, sesuai dengan profile yang pernah dibuat.


• Klik pada icon network (lihat panah di gambar / Windows 7)
Perhatikan profile dial-up, pilih  mana yang saat ini anda pakai, kalau anda tidak yakin yang mana, lakukan koneksi seperti biasa menggunakan software bawaan modem, kalau sudah tersambung kembali lihat kesini, periksa mana yang statusnya connected. kalau sudah ketemu lakukan disconnect kembali, untuk kemudian kita akan melakukan setting speed modem.

•  Klik kanan pada koneksi dial-up (pada contoh saya klik kanan pada dialup aha )


• Klik Properties


• Klik Configure, akan muncul jendela Modem Configuration
• Pilih Speed pada angka yang paling tinggi
• Beri Ceklist pada semua Hardware Features, Klik OK.. OK




•  Setting speed modem sudah dilakukan, Untuk melakukan koneksi lakukan juga dari sini (bukan dari software bawaan modem)


• Masukkan Username dan Password (sesuai operatornya)  kemudian Klik Dial 


Semoga  Bermanfaat ..

NB/Kalau setelah mencoba trik ini dicoba masih terasa lambat, berarti harus mencari dan mencoba cara-cara lain atau memang operator atau ISP (Internet service provider ) anda memang benar-benar payah, atau sinyal di daerah anda tidak bagus dan anda harus segera beralih menggunakan kartu dari operator yang lain.

Sumber : http://komputertipstrik.blogspot.com

Siapa yang meragukan kedahsyatan faktor kali? Siapa yang menganggap remeh kehebatan penyebaran produk dengan pemasaran sistem Multi Level Marketing? Nah, saya ingin mencoba mengajak anda semua untuk memanfaatkan kedahsyatan faktor kali dan kecepatan penyebaran ini dalam bentuk backlink.

Caranya sangat mudah. Anda hanya perlu meletakkan link-link berikut ini di blog atau artikel anda:

1. Kompas
2. Inilah.com
3. Republika
4. Detik
5. Okezone
6. Facebook
7. Friendster
8. Google
9. Bisnis Online
10. Arifiencjr.blogspot.com

Tapi ingat, sebelum anda meletakkan link diatas, anda harus menghapus peserta nomor 1 dari daftar. Sehingga semua peserta naik 1 level. Yang tadi nomor 2 jadi nomor 1, nomor 3 jadi 2, dst. Kemudian masukkan link anda sendiri di bagian paling bawah (nomor 10).

Jika tiap peseta mampu mengajak 5 orang saja, maka jumlah backlink yang akan didapat adalah

Ketika posisi anda 10, jumlah backlink = 1
Posisi 9, jml backlink = 5
Posisi 8, jml backlink = 25
Posisi 7, jml backlink = 125
Posisi 6, jml backlink = 625
Posisi 5, jml backlink = 3,125
Posisi 4, jml backlink = 15,625
Posisi 3, jml backlink = 78,125
Posisi 2, jml backlink = 390,625
Posisi 1, jml backlink = 1,953,125


Dan semuanya menggunakan kata kunci yang anda inginkan. Dari sisi SEO anda sudah mendapatkan 1,953,125 backlink dan efek sampingnya jika pengunjung web para downline anda mengklik link itu, anda juga mendapatkan traffik tambahan.

Nah, silahkan copy paste artikel ini, dan hilangkan peserta nomor 1 lalu tambahkan link web anda di posisi 10. Ingat, anda harus mulai dari posisi 10 agar hasilnya maksimal. Karena jika anda tiba2 di posisi 1, maka link anda akan hilang begitu ada yang masuk ke posisi 10.

Selamat mencoba.. dan mari kita lihat bagaimana efeknya :)

NB: Jika cara ini berhasil, siap-siap juga pindah hosting yang lebih gede.. hehehe
Alhamdulillah Malam ini saya bisa membuat postingan baru lagi, setelah Blogwalking kesana kemari saya tertarik sama salah satu blog yg saya temui, di situ tersedia form untuk memilih theme warna background sesuai dengan keinginan pembaca, muungkin aja ada pembaca yang tidak suka dengan warna background Template kita (Ini Khusus blog yang warna backgroundnya memakai warna dari HTML bukan yang memakai image/gambar),  klo image saya belum nyoba masih, silahkan sobat coba sendiri jika template blog sobat memakai image. Baiklah sekarang saya ingin membuat tutorial temtang Merubah Warna Background Blog Sesuai Keinginan Pembaca. berikut langkah langkah-langkahnya:


1. Login ke Blog Sobat (www.blogger.com)


2. Design (Rancangan)


3. Akan langsung active di menu elemen laman, klik Add a Gadget (Tambah Gadget)


4. Cari dan pilih  HTML/JavaScript


5. Copykan Kode Script di bawah ini







<div class="widget-content">
<center><b>Silahkan pilih warna Background kesukaan sobat</b></center>
<br/>
<script type="text/javascript">
function bgChange(bg)
{
document.body.style.background=bg;
}
</script>
<table border="1" width="100%" height="20">
<tbody><tr>
<td onclick="bgChange('#8B008B')" bgcolor="#8B008B">
</td>
<td onclick="bgChange('#9400D3')" bgcolor="#9400D3">
</td>
<td onclick="bgChange('#008080')" bgcolor="#008080">
</td>
<td onclick="bgChange('#808080')" bgcolor="#808080">
</td>
<td onclick="bgChange('#CD853F')" bgcolor="#CD853F">
</td>
<td onclick="bgChange('#2F4F4F')" bgcolor="#2F4F4F">
</td>
<td onclick="bgChange('#DC143C')" bgcolor="#DC143C">
</td>
<td onclick="bgChange('#4B0082')" bgcolor="#4B0082">
</td>
<td onclick="bgChange('#A52A2A')" bgcolor="#A52A2A">
</td>
</tr></tbody></table>
</div>


6. Simpan 


7. Silahkan sobat drag atau pindahankan dimana letak/posisi gadget ingin di lestakkan.


keterangan : 



  • Teks yang berwarna biru bisa sobat ganti dengan kata-kata kesuakaan sobat.
  • Teks yang berwarna merah silahkan sobat ganti dengan warna yang ingin sobat sediakan di Blog sobat (disarankan memilih warna-warna yang cocok atau sesuai dengan template), misalkan warna tulisan di blog sobat warna hitam, maka jangan membuat pilihan warna hitam juga), ntar malah ga keliatan tulisannya.. hehehe.
  • Jika ingin mangurangi pilihan warna, sobat hapus saja baris-baris pilihan warnanya warna, <td onclick="bgChange('#A52A2A')" bgcolor="#A52A2A"> </td>, dan misalkan sobat ingin menghapus 1 warna, hapus saja baris <td onclick="bgChange('#A52A2A')" bgcolor="#A52A2A"> </td>, dan jika ingin menambah pilihan warna silahkan copykan baris code
Selesai deh, gampang aja kan, Ga ada salahnya kita menyiapkan suatu menu yang bisa membuat para pembaca senang dengan memilih warna kesukaan mereka.  demikian sedikit tips dari saya.


Semoga Bermanfaat