Home » Posts filed under Windows 7
Entah apa sebabnya, mungkin Windows 7 Anda membutuhkan waktu shutdown yang cukup lama. Padahal, mungkin saja Anda sedang menggunakan laptop dan butuh shutdown cepat karena harus segera mengemasi laptop. Jika masalah seperti itu yang Anda hadapi, berikut cara mempercepat shutdown Windows 7 Anda.
Perhatian! Tutorial ini membutuhkan tweaking registry. Tweaking registry yang sembrono bisa mengakibatkan Windows Anda tidak berfungsi dengan baik, dan mungkin harus install ulang. Sebelum melakukan tutorial ini sebaiknya lakukan backup registry terlebih dahulu. Kami tidak bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi. Ini registry, berhati-hatilah.


Cara membuat shortcut shutdown:

Cara shutdown paksa Windows 7 adalah dengan menekan dan tahan tombol power komputer/ laptop Anda hingga komputer/ laptop mati sendiri.
Selain shutdown, mungkin Anda juga menginginkan proses start up atau booting Windows 7 yang lebih cepat. Jika ya, baca artikel kami tentang mempercepat booting Windows 7. Anda punya trik lain mempercepat shutdown Windows 7? Ceritakanlah. Mari berbagi ilmu.
Perhatian! Tutorial ini membutuhkan tweaking registry. Tweaking registry yang sembrono bisa mengakibatkan Windows Anda tidak berfungsi dengan baik, dan mungkin harus install ulang. Sebelum melakukan tutorial ini sebaiknya lakukan backup registry terlebih dahulu. Kami tidak bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi. Ini registry, berhati-hatilah.
1. Mengurangi waktu timeout untuk mematikan service
Saat Anda memerintahkan shutdown, Windows akan mematikan semua service yang sedang berjalan. Namun demikian, ada kalanya sebuah service tidak dapat segera dimatikan. Jika demikian, Windows akan menunggu beberapa saat sebelum mematikan paksa servis tersebut. Nahh… Untuk mempercepat shutdown windows 7 Anda, kurangi saja waktu tunggu tersebut. Berikut caranya:- Masuk ke registry editor. Tekan tombol Windows + R. Ketik regedit. “Enter”.
- Pada kolom sebelah kiri, masuk ke lokasi berikut
- HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control

- Carilah bagian WaitToKillServiceTimeout. Klik kanan, pilih “modify”.
- Nilai defaultnya adalah 12000 atau 15000 ini artinya 12 atau 15 detik. Ganti saja sesuka Anda. Saya sendiri menggantinya menjadi 2000 (2 detik).
- Klik “OK”
2. Mengurangi waktu timeout untuk mematikan aplikasi
Pada saat shutdown, Windows juga akan mematikan aplikasi yang sedang berjalan. Sama seperti service, terkadang ada juga aplikasi yang ‘bandel’ sehingga memaksa Windows untuk menunggu. Untuk mempercepat shutdown Windows 7 Anda, buatlah Windows 7 Anda menjadi ‘tidak sabaran’, kurangi waktu tunggunya. Berikut caranya:- Masuk ke registry editor. Tekan tombol Windows + R. Ketik regedit. “Enter”.
- Pada kolom sebelah kiri, masuk ke lokasi berikut
- HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
- Cari entri dengan nama WaitToKillAppTimeout. Klik kanan, pilih “modify”
- Nilai defaultnya 20000. Ubahlah menjadi lebih singkat. Saya sendiri mengubahnya jadi 2000.
- Klik “OK”

3. Membuat shortcut shutdown
Biasanya, untuk shutdown Anda harus klik tombol “Start” dan klik “Shutdown”. Untuk mempercepat proses klik klik ini, buat saja shortcut shutdown di desktop. Jadi setiap kali Anda ingin shutdown, double click saja shortcut tersebut. Hanya saja, peringatan saya, jangan sampai Anda salah klik shortcut ini. Bisa-bisa ketika Anda sedang bekerja, tidak sengaja klik shortcut shutdown, komputer Anda langsung shutdown tanpa menyimpan pekerjaan Anda.Cara membuat shortcut shutdown:
- Klik kanan di desktop. Pilih “New”. Pilih “Shortcut”.
- Isi dengan perintah “shutdown.exe -s -t 00 -f”
- Klik next, finish. Selesai.

4. Shutdown cara paksa
Ini sangat tidak dianjurkan karena akan memaksa sistem segera berhenti. Hard disk yang sedang berputar pun akan dipaksa segera berhenti. Efeknya, hardware bisa cepat rusak. Lakukan saja jika keadaan darurat. Misalnya, komputer tiba-tiba not responding dan tidak bisa diapa-apakan.Cara shutdown paksa Windows 7 adalah dengan menekan dan tahan tombol power komputer/ laptop Anda hingga komputer/ laptop mati sendiri.
Assalamu'alaikum sobat,selamat malam. Sudah lama saya tidak memposting artikel lagi,karena kesibukan di sekolah maupun tugasnya hehe,tapi kali ini saya menyempatkan untuk share tentang "Cara mempercepat booting Windows 7". Monggo disimak :D
Booting Windows 7 Anda sudah mulai lambat? Menjengkelkan bukan? Kali ini saya akan membagikan cara mempercepat booting Windows 7. Berikut caranya…
1. Windows Boot Perfomance Diagnostic
Untuk melakukan trik ini, Anda harus mengakses group policy. Namun group policy ini tidak ada pada Windows 7 Starter dan Home Edition. (Untuk mengetahui versi Windows Anda, baca artikel ini). Langkah-langkahnya:- Tekan tombol Windows + R
- Ketik “gpedit.msc”. Enter
- Pada kolom sebelah kiri, masuk ke bagian “Computer configuration” -> “Administrative Template” -> “Systems” -> “Troubleshooting and Diagnostic” -> “Windows Boot Performance Diagnostic”
- Double klik “Configure Scenario Execution Level”. Pilih “Enable”.

- Pada “Scenario Execution Level”, klik tanda panah ke bawah. Pilih “Detection Troubleshooting and Resolution”.

- Klik “OK”. Selesai. Jika dirasa kurang cepat, lanjut ke cara kedua.
2. Advance Boot
Cara ini hanya bisa dilakukan pada komputer/ laptop dengan prosesor lebih dari 1 core (misal: dual core, core 2 duo, i3, i5, quad core, dll). Trik ini adalah merubah jumlah core yang digunakan untuk booting. Jika normalnya hanya 1 yang digunakan, maka kali ini Anda akan merubahnya menjadi jumlah maksimal core yang ada. Berikut langkah-langkahnya:- Tekan tombol Windows + R
- Ketikkan “msconfig”. Tekan “Enter”
- Masuk ke tab “Boot”

- Klik “Advanced options…”
- Centang bagian “Number of processors”

- Klik tanda panah ke bawah, pilih angka yang paling besar.
- Klik “OK”
- Klik “OK”
3. Hapus isi folder “Prefecth”
Trik ke-3 untuk mempercepat booting Windows 7 adalah menghapus isi folder prefetch. Cara ini dapat juga dilakukan untuk Windows XP dan Vista.Setiap Anda menjalankan program, Windows akan mengingatnya dan membuat sebuah file berukuran kecil di folder prefetch. Di lain waktu Anda menjalankan program tersebut, Windows akan lebih cepat me-loadnya. Waktu loading akan menjadi lebih singkat.
Ini sangat bermanfaat. Tapi efeknya proses booting jadi lambat karena Windows akan membaca file-file di dalam folder prefetch tersebut. Oleh karena itu, jika file-file tersebut dihapus, maka proses booting akan menjadi lebih cepat. Sebaliknya, waktu loading program akan menjadi lebih lama seperti pertama kali menginstallnya. Jadi lakukanlah trik ke-3 ini dengan bijak. Saya sendiri hanya menghapus isi folder prefetch 2 minggu sekali.
Cara menghapus isi folder prefetch:
- Akses Windows Explorer
- Masuk ke drive C -> Windows -> Prefetch
- Hapus semua isinya secara permanen (Shift + Del)
Cara instal windows 7 adalah sebagai berikut ini (pastikan sobat mengikutinya langkah demi langkah)
1. Pastikan dari BIOS booting komputer Anda di setting untuk DVD2. Masukkan DVD windows 7
3. Tekan sembarang tombol saat muncul boot from cd or dvd
4. And then
5. Pilihlah Indonesian pada Language, time, currency, and location
6. Tekan tombol install
7. Tunggulah beberapa saat proses ini
8. Centang pada I accept the license terms sebagai persetujuan penggunaan windows 7 kemudian klik next
9. Pilih saja custom (advanced) untuk memilih di drive mana windows 7 akan di install
10. Anda bisa mengatur drive sekaligus partisi pada step ini, saya sarankan bagilah hardisk Anda minimal 2 drive, satu untuk drive untuk windows 7 (C) dan satu drive untuk data (D) dengan memilih drive option, atau langsung saja tekan next dengan asumsi Anda akan mempartisi hardisk setelah instalasi windows 7 selesai.
11. Tunggulah proses ini beberapa saat
12. Secara otomatis windows akan restart
13. Setelah restart akan muncul gambar berikut ini
14. Tunggulah proses Setting up the services hanya beberapa saat saja
15. Instalasi akan dilanjutkan secara otomatis
16. Masukkan Nama User dan Nama Komputer sesuka Anda
17. Jika perlu password ketikkan passtwordnya 2 kali atau kosongkan saja jika Anda tidak ingin mempassword user Anda
18. Masukkan product key serial number windows 7 Anda
19. Pilihlah level proteksi keamanan dari Microsoft
20. Atur Zona waktu Anda (untuk Indonesia +7 dari GMT)
21. Selamat, windows 7 Anda siap digunakan
Lumens For Windows 7 By ~Alkhan
![]() |















